20 Staff PDA Belajar Pengelolaan Cagar Budaya di Belanda

JAKARTA, KRJOGJA.com -Belajar dari Belanda untuk Pengelolaan dan Pelestarian cagar budaya merupakan tanggung jawab penting untuk menjaga nilai sejarah yang akan diwariskan turun-temurun dan dapat menjadi aset untuk pembangunan kota.

Sebanyak 20 staf Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA) beserta pemerhati cagar budaya dari beberapa kota di Indonesia, mendapatkan beasiswa StuNed dari Pemerintah Belanda untuk mengikuti pelatihan Heritage and Economic Development.

Penyerahan beasiswa secara daring disampaikan oleh Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, kepada Nadia Rinandi, Direktur Eksekutif PDA, bersamaan dengan pembukaan pelatihan yang dihadiri oleh Alonso Ayala, Ahli Senior The Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS), pada hari Selasa (19/1-2021).

Pelestarian cagar budaya merupakan tanggung jawab penting untuk menjaga nilai sejarah yang akan diwariskan turun-temurun dan dapat menjadi aset untuk pembangunan kota.

BERITA REKOMENDASI