2017, Kemenkes Siapkan 3 Vaksin Baru

PENINGKATAN upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menjadi fokus Kemenkes RI untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tahun mendatang. Karenanya, segera diterapkan 3 jenis vaksin baru pada 2017. 
"Tahun 2016 itu cukup mengejutkan dan penuh tantangan. Kita tidak boleh lengah, 3 vaksin baru menjadi bentuk penguatan ke depan untuk langkah antisipasi," ujar M. Subuh, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI di Jakarta, Kamis, 29 Desember 2017. Pada kabinet kerja hingga 2019, sudah disiapkan 3 jenis vaksin baru yang masuk dalam kategori Imunisasi Dasar Lengkap 2017. 

Penerapan 3 vaksin baru tersebut akan diterapkan secara bertahap. 3 vaksin baru tersebut di antaranya measle rubella yang merupakan modifikasi vaksin campak plus rubella yang sudah diuji di berbagai negara. Penerapan vaksin jenis ini rencananya dimulai pada Januari 2017 dengan sasaran bayi berusia hingga satu tahun. 

"Measle rubella untuk menggantikan campak. Pencegahan rubella penting karena kalau sudah terjadi, ruginya bukan main karena biaya pengobatannya tinggi dan bisa berisiko buta, tuli hingga kelainan jantung," tambahnya. 

Lalu vaksin pneumokokus sebagai langkah proteksi pneumonia sejak dini. Vaksin jenis ini mulai diterapkan pada pertengahan 2017 dengan sasaran wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, karena kasus pneumonia masih tinggi di daerah tersebut. Kemudian vaksin HPV untuk cegah kanker serviks diterapkan di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta dengan sasaran anak gadis usia 9-12 tahun. 

"Penerapannya akan disertakan sosialisasi. Pada 2017 memang belum menyeluruh tapi akan terus ditingkatkan sampai 2019 kita sudah punya 11 vaksin yang dilakukan menyeluruh," tukasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI