3.000 Perusahaan Daftar Vaksinasi Mandiri

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan lebih dari 3.000 perusahaan telah mendaftar dalam program vaksin mandiri covid-19.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menyebut angka tersebut akan terus bertambah hingga pendaftaran ditutup pada Rabu (17/02/2021).

Terkait skema penyuntikan, Shinta mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Yang jelas, vaksin covid-19 yang digunakan bukan racikan Sinovac. “Vaksinnya tidak boleh sama dengan Sinovac, harus beda, jadi bukan Sinovac,” lanjut dia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menyebut negosiasi pengadaan vaksin antara pelaku usaha dan sejumlah produsen global masih berlangsung. Rosan mengatakan vaksin mandiri ditujukan bagi karyawan dan keluarganya. Program juga akan menjangkau masyarakat di sekitar tempat industri di lokasi-lokasi khusus, seperti pertambangan.

Walaupun belum mengetahui harga pasti vaksin mandiri, namun harapannya harga tidak melebihi Rp1 juta per dosis. “Tapi kami masih menunggu bagaimana aturan dari pemerintah saja,” ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI