30 Finalis Miss Earth Gaungkan Environmental Sustainability

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Cantik, pintar, dan peduli lingkungan. Itulah gambaran 30 Finalis Miss Earth Miss Earth Indonesia (MEI) 2018. Wanita-wanita cantik ini diajak peduli dengan Environmental Sustainability.

Menpar Arief Yahya menjelaskan jika isu lingkungan hidup menjadi perhatian utama pariwisata, sebagaimana juga menjadi isu pariwisata dunia. "Daya saing pariwisata Indonesia untuk pilar environment sustainability  pada Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF) masih rendah. Indonesia berada di ranking 131 dari 134 negara. Untuk ini kita harus berusaha keras membaiki pilar ini agar target index daya saing  pariwisata Indonesia berada di ranking 40 dunia, dari posisi sekarang ranking 42, pada tahun depan tercapai," kata Menpar.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga CEO EL John Indonesia Johnnie Sugiarto, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti dan Valerina Daniel sebagai Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan untuk pengembangan STD di Indonesia.

Johnnie menambahkan, pada tahun ke-6 ini, MEI 2018 mengangkat tema ‘The Real Implementation of Sustainable Development’. Kelestarian alam, menurutnya menjadi modal utama dalam mengembangkan sektor pariwisata yang menargetkan 20 juta wisman dan 275 juta wisnus pada 2019 mendatang.

“30 gadis cantik berwawasan lingkungan akan berkompetisi untuk mendapatkan gelar Miss Earth Indonesia, dan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Earth International,” ujarnya.

Para finalis MEI 2018 saat ini telah memasuki karantina sejak 25 Juni 2018 di Ibis Budget Hotel Jakarta. Selama karantina mereka mendapat pembekalan bidang lingkungan, public speaking, pariwisata, dan kecantikan. 

Rangkaian acara MEI 2018 akan ditutup dengan acara Grand Final Miss Earth Indonesia 2018 yang berlangsung di Sun City Grand Ballroom Jakarta pada 6 Juli 2018 dan disiarkan langsung di live streaming melalui YouTube dan El John TV tepat pukul 19.00 WIB.

Menpar berharap para finalis MEI 2018 mampu berperan sebagai representatif generasi muda yang peduli lingkungan. Sekaligus menjadi spoke person atau influencer yang turut memiliki dan menjaga kelestarian destinasi wisata. (*)

BERITA REKOMENDASI