32 Kloter Jemaah Haji Gelombang II Terima Fasilitas EYAB

MADINAH, KRJOGJA.com – Setelah jemaah haji gelombang I yang mendapatkan fasilitas mewah pemulangan jemaah haji melalui sistem EYAB dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah, giliran jemaah gelombang II yang mendapatkan fasilitas serupa saat kepulangan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Rencananya, jemaah haji gelombang II akan mulai dipulangkan pada 30 Agustus ini.

"Sistem EYAB merupakan fasilitas pemulangan yang diberikan pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada jemaah haji. Saat pemulangan gelombang I ada sistem itu dan Indonesia mendapatkannya. Untuk gelombang II di Madinah juga akan ada," ucap Kadaker Madinah Akhmad Jauhari kepada Tim MCH 2019, Kamis (29/8).

Dijelaskan Jauhari, fasilitas EYAB ini masih terbatas hanya untuk sejumlah negara. Saat pemulangan jemaah haji dari Jeddah, hanya tiga negara, Indonesia, Malaysia dan India yang memperoleh fasilitas ini. Sedang untuk pemulangan dari Madinah, Indonesia satu-satunya negara yang berkesempatan merasakan layanan spesial tersebut.

Pada fase gelombang II pemulangan jemaah haji dari Madinah, sebanyak 32 kloter dengan total jemaah 13.553 orang yang mendapatkan fasilitas EYAB, yakni 19 kloter dari Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dan 13 kloter dari Embarkasi Surabaya (SUB). EYAB ini juga baru diberlakukan jemaah yang diangkut dengan penerbangan maskapai Saudia Arabia.

"Pemberangkatan EYAB akan dilakukan 4-14 September dengan 2-4 kloter tiap harinya," lanjut Jauhari.

Sistem EYAB sendiri menurut Jauhari memungkinkan jemaah mendapatkan kenyamanan lebih saat menunggu proses pemberangkatan di bandara, mulai pemeriksaan imigrasi hingga masuk pesawat. Pasalnya suasana dibuat senyaman mungkin yang terlihat beda dengan ruang tunggu pada umumny.

"Dari sisi waktu mungkin tidak terllau signifikan dengan jemaah tanpa EYAB untuk menunggu proses pemberangkatan. Hanya saja perbedaan fasilitas di ruang tunggu yang signifikan," sebutnya.

Untuk barang bagasi jemaah yang mendapatkan fasilitas EYAB, sudah ditempeli stiker QR Card yang dikirim 24 jam sebelum keberangkatan. Jemaah juga diharapkan antara 3-4 jam sebelum keberangkatan sudah tiba di bandara. "Jemaah tiba di bandara masuk paviliun 5 dan langsung didorong ke Gate Haji, pemeriksaan imigrasi dan diarahkan ke lounge EYAB di ruang tunggu internasional untuk menunggu panggilan penerbangan," urai Jauhari. (Feb)

BERITA REKOMENDASI