54 Ribu Pelanggan Tak Terima Subsidinya Dicabut, Ini yang Dilakukan PLN

JAKARTA,KRJOGJA.com – PT PLN (Persero) telah menerima 54 ribu pengaduan dari pelanggan 900 Volt Amper (VA) yang tidak terima pencabutan subsidi listrik. Saat ini, PLN tengah memproses pengaduan tersebut. Jika memang berhak, pelanggan yang mengadu tersebut akan mendapat subsidi listrik kembali.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir dalam keterangannya mengatakan, ‎dari 18,1 juta pelanggan yang dicabut subsidinya, sampai saat ini ada 54 ribu pelanggan yang tidak menerima kebijakan tersebut dan berusaha mendapat subsidi kembali. "Ada komplain dari 54 ribu pelanggan yang merasa berhak masih mendapatkan subsidi," kata Sofyan, Senin (12/6/2017).

Saat ini PLN tengah mencocokkan data dari 54 ribu pelanggan yang tidak terima subsidi listrik dicabut tersebut. Pencocokan tersebut bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Jika memang nama pelanggan yang tak terima subsidi listrik tersebut cocok dengan data TNP2K maka subsidi pelanggan tersebut akan dikembalikan.

"Sudah masuk datanya. Sudah dalam tahap penyamaan data. Datanya mereka ada di TNP2K.  Itu kami sedang follow up sekarang," jelasnya.

ofyan mengungkapkan, munculnya 54 ribu pelanggan yang tidak terima subsidi ‎karena ada ketidaklengkapan data masyarakat yang menyandang status miskin dari pihak aparat desa.

"Mungkin ada yang belum putus datanya dari kelurahan, data miskinnya belum ada, kartunya belum ada. Nah sekarang ini misalkan telah diperiksa, ternyata dia datang ke kelurahan, minta kartu miskin, baru dapat," tutup Sofyan.‎

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, tarif listrik masyarakat tidak mampu masih tetap karena tidak mengalami pencabutan subsidi. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak mampu ‎tetap bisa menikmati listrik dengan harga terjangkau.(*)

BERITA REKOMENDASI