59 Ton Garam Ditebar di Riau, Untuk Apa?

PEKANBARU (KRjogja.com) – Sebanyak 59 ton garam sudah ditebar di langit Riau untuk membuat hujan buatan. Hal tersebut merupakan operasi Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan Riau sepanjang tahun 2016. 

Staf Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan Riau, Mayor Ferry Duwantoro menyebutkan saat ini di posko Satgas masih ada stok sekitar 15,48 ton garam.
"Sampai saat ini upaya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk hujan buatan di Riau masih terus dilakukan," kata Mayor Ferry Duwantoro Minggu (25/9/2016). 

Hari ini, upaya TMC dengan menggunakan pesawat Cassa 212 bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Garam yang diangkut sebanyak 800 kilogram. "Hari ini modifikasi cuaca dilaksanakan di bagian utara dan timur Riau yakni di Kabupaten Siak dan Bengkalis," terangnya. 

Selain pesawat, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Riau diperkuat dengan 5 helikopter dan 2 pesawat water bombing (bom air). Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung memberikan sinyalemen akan mencabut status siaga darurat asap Riau. Alasannya karena saat ini Riau sudah memasuki hujan buatan. Status siaga darurat asap Riau sudah diberlakukan sejak bulan Maret 2016. (*)

BERITA REKOMENDASI