Ada Design Hancurkan Indonesia Melalui Narkoba

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso menegaskan. Semua pihak berkewajiban untuk menyelamatkan generasi dari ancaman narkoba. Sebab, narkoba ini akan merusak jiwa dan raga, moral dan membunuh generasi muda.

“Memang ada design perang (proxywar) tanpa senjata tapi bisa menghancurkan Indonesia. Jaringan itu dalam setahun menghasilkan Rp 6,23 triliun. Semua jenis narkoba itu impor, kecuali ganja dari Aceh. Belum lama ini ada 6 ton narkoba dari Timur Tengah, itu bisa dikonsumsi oleh 30 juta orang. Dan terdapat 44 janis barkoba di Indonesia, dan 444 jenis di dunia,” tegasnya.

Budi, menyatakan peperangannya terhadap Narkoba bukan lagi memberantas tetapi mencegah untuk menyelamatkan anak bangsa dan negara. "Pola lama berupa pemberantasan lalu pencegahan melainkan pencegahan lalu berantas," ujarnya.

Alasannya, Indonesia telah menjadi target konspirasi dunia untuk dirusak sebagai negara bangsa di antaranya melalui sindikat narkoba. Seluruh anak bangsa dirusak mulai murid taman kanak-kanak (TK) melalui permen berisi narkoba, pelajar SD hingga perguruan tinggi dan birokrasi sipil, Polri, TNI, sampai aparat BNN.

BNN mencatat 40-50 orang Indonesia meninggal setiap hari sebagai korban keganasan narkoba. Sindikat narkoba memasarkannya dengan cara mengawini warga Indonesia lalu narkoba disebar, atau bahan-bahan narkoba satu persatu diekspor dari mancanegara lalu diracik di Indonesia, atau memanfaatkan oknum-oknum aparat yang bisa ‘dibeli’ dengan mengabaikan rasa nasionalisme. (*)

BERITA REKOMENDASI