Agustus Sampai Oktober Masa Kritis Kebakaran Hutan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Presiden Joko Widodo memperkirakan kebakaran hutan dan lahan bisa mengalami masa kritis pada Agustus, September dan Oktober. Itu sebabnya, langkah-langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan ini harus dilakukan cepat, terpadu dan efektif.

"Laporan yang saya terima, saya kira sangat bagus, ada penurunan yang signifikan 74 persen kalau dibandingkan tahun lalu. Tapi saya ingin juga agar kita semua memberi perhatian bahwa masih ada 217 titik api, hotspot, yang harus diwaspadai di seluruh Indonesia," kata Jokowi.

Dia memperingatkan, jangan sampai api yang sudah ada dibiarkan bertambah. Kalau titik api yang sudah ada langsung diselesaikan lebih awal, menurut Jokowi akan lebih bagus. Dia mencatat masih ada beberapa titik api di Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

"Saya kira, mumpung masih 20 (titik api), 30, 15 segera diselesaikan sebelum nantinya kalau sudah ribuan itu penanganannya sangat sulit. Ini saya kira titik kritis, ada di bulan Agustus, September, Oktober," katanya.
Sebelum masuk ke masa titik kritis itu, Jokowi meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kehutanan, Polri dan TNI bisa bergerak cepat. Dia mengingatkan pertemuan soal penanganan kebakaran hutan sudah dilakukan tahun yang lalu dan juga tahun ini. (*)

BERITA REKOMENDASI