Ahmad Dhani Minta Keringanan

Editor: Ivan Aditya

SURABAYA, KRJOGJA.com – Terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot', Ahmad Dhani Prasetyo meminta keringanan kepada majelis hakim yang memimpin sidangnya. Sidang lanjutan Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/03/2019) dipimpin hakim R Anton Widyopriyono.

Hal itu diutarakan Dhani saat meminta majelis hakim mengkaji ulang jadwal persidangan dirinya, menjadi siang dan tidak lagi digelar pagi hari. "Kasihani saya, Majelis Hakim," kata Dhani di akhir sidang ketujuhnya tersebut di Ruang Cakra PN Surabaya.

Dhani berasalan jika sidang tetap digelar sejak pagi hingga siang, ia pun bakal kehilangan jam besuk dari keluargannya di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo. Seperti diketahui jam besuk di rutan berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WIB.

"Kalau sidang digelar sejak pagi, maka Selasa dan Kamis saya tidak dibesuk. Karena saya punya jam besuk hanya Senin dan Rabu, Jumat libur," kata dia.

Menanggapi permohonan terdakwa, Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono pun mengaku bisa memahami hal itu. Ia pun mengabulkan permohonan Dhani tersebut dan meminta jaksa penuntut umum (JPU) untuk menjadwalkan ulang sidang selanjutnya.

"Saya bisa memahami, kalau gitu sidang kita mulai jam 13.00 WIB siang. Tolong Jaksa diatur teknisnya, tapi jangan molor ya," ujar Anton. (*)

BERITA REKOMENDASI