Air Minum Kemasan Wajib Ber SNI

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Perindustrian menerbitkan aturan wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produk air minuman dalam kemasan. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 78 Tahun 2016 tentang Pemberlakuan SNI Air Mineral, Air Demineral, Air Mineral Alami, dan Air Minum Embun.

"Jadi, produk air minum dalam kemasan yang beredar di pasar telah sesuai dengan standar mutu yang berlaku wajib dan mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan," terang Direktur Jenderal Industri Agro Panggah Susanto.

Penyusunan SNI untuk produk air minum dalam kemasan dilakukan oleh Komite Teknis yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, meliputi pihak pemerintah, akademisi atau ahli, termasuk di bidang keamanan pangan, masyarakat, dan produsen.

Pengawasan produk air minum kemanan di dalam negeri, lanjut Panggah, dilakukan secara berkala, baik selama di lokasi produksi maupun di pasar oleh instansi terkait, yang meliputi pengawasan air baku, proses produksi, produk akhir, hingga dengan kemasan.

"Secara total, terdapat 44 parameter persyaratan air bersih yang digunakan sebagai bahan baku air minum kemasan, yaitu fisika (6 parameter), kimia (17 parameter), kimia organik (18 parameter), mikrobiologik (satu parameter), dan radio aktivitas (2 parameter)," imbuh dia.

Selain aturan main baru tersebut di atas, ada syarat mutu produk air minum kemasan di antaranya, SNI 3553:2015 Air Mineral telah menetapkan 27 Kriteria Uji sebagai syarat mutu air mineral, SNI 6241:2015 Air Demineral telah menetapkan 13 Kriteria Uji sebagai syarat mutu air demineral. (*)

BERITA REKOMENDASI