Airlangga Hartarto: Korupsi Hambat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah resmi meluncurkan Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022 secara virtual beberapa waktu lalu. Aksi ini akan memberikan acuan kepada Kementerian/Lembaga (K/L) tingkat pusat maupun daerah dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia, dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Stranas PK diharapkan menjadi arah kebijakan yang diimplementasikan seluruh organisasi pemangku kepentingan di negeri ini. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sendiri ditegaskannya turut mempunyai andil dalam mendukung strategi tersebut.

Airlangga juga menyebut bahwa UU Cipta Kerja mendukung proses perizinan yang transparan dan akuntabel, demikian pula di sektor perdagangan dengan tata niaga berbasis neraca komoditas.

“Upaya pencegahan korupsi di lingkungan ini menjadi penting, karena praktik korupsi terbukti menghambat laju investasi, pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja,” katanya melalui siaran pers hari ini.

BERITA REKOMENDASI