Alasan Ekonomi Dorong Mobilisasi Penduduk

JAKARTA, KRJOGJA.com – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengatakan saat ini mobilisasi penduduk internal di Indonesia meningkat yang sebagian besar alasannya karena alasan ekonomi. 

"Intinya adalah bagaimana kesempatan ekonomi. Banyak faktor yang mempengaruhi mobilitas penduduk, tapi faktor ekonomi lebih dominan," demikian  peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Mita Noveria, dalam  diskusi tentang mobilitas penduduk, di Jakarta, Rabu.(26/12 2018)

Mobilitas penduduk internal dalam beberapa tahun terakhir cenderung kurang mendapat perhatian baik oleh pemerintah dan akademis di Indonesia.  Menurut dia belakangan ini fenomena mobilitas penduduk semakin kompleks dan dinamis, antara lain karena perubahan demografi dan proses pembangunan di tengah globalisasi dan perubahan lingkungan. 

Adapun perubahan demografi terlihat dari peningkatan proporsi penduduk usia produktif dari 66,1 persen pada 2010 menjadi 67,6 pada 2018. Peningkatan ini menuntut tersedianya kesempatan kerja yang lebih luas, tidak hanya di daerah asal, tetapi juga di daerah lain.

“Perpindahan modal dapat terlihat dari penanaman investasi, dalam dan luar negeri, yang memungkinkan terbukanya kesempatan kerja di daerah-daerah tujuan investasi. Hal ini menjadi faktor penarik bagi tenaga kerja dari luar daerah untuk memanfaatkan kesempatan kerja yang ada,” kata Mita Noveria.

Dirinya menjelaskan, untuk mendapatkan pekerjaan penduduk dengan usia produktif cenderung melakukan strategi dengan berpindah ke daerah lain atau migrasi risen. 

"Berdasarkan data sensus penduduk 2010, menunjukan migran risen berusia 15-34 tahun berkontribusi sebesar 63,9 persen dari seluruh migran risen di Indonesia,” jelasnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI