Amran Sulaiman Jamin Harga Beras Terkendali

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjamin harga beras di tingkat pengecer akan stabil rendah. Keyakinan tersebut didasarkan pada cadangan stok beras yang dimiliki Perum Bulog.

Berdasarkan data yang dikantongi Amran hingga awal September, pasokan beras di seluruh gudang Bulog mencapai 2,4 juta ton. Cadangan tersebut, 1 juta di antaranya berasal dari beras impor.

Sementara itu yang lainnya, berasal dari serapan beras petani. "Harga beras naik itu kalau stoknya kurang. Sekarang di gudang penuh bahkan Bulog sampai harus sewa gudang," katanya.

Amran berharap melimpahnya pasokan beras tersebut nantinya diimbangi kesadaran pedagang. Dengan pasokan tersebut ia berharap pedagang tak lagi mencari alasan untuk menaikkan harga beras. "Tolong semua pengusaha beras, jangan naikkan harga. Ambil untung silahkan, tapi yang wajar," katanya.

Sementara itu walau Amran mengatakan stok aman dan harga stabil rendah, beras di sejumlah daerah masih belum dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Untuk beras kelas medium misalnya, walau sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras harganya dipatok di level Rp9.450 per kilogram, beras masih banyak dijual di atas level harga tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI