Anak Gunung Krakatau Masih Tumbuh

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung sebab statusnya yang masih tumbuh. Karenanya, tsunami masih berpotensi terjadi lagi.

"Namanya juga Gunung Anak Krakatau, itu gunungnya masih pertumbuhan. Jadi gunung itu menambah tinggi menjulang, menambah tinggi tubuhnya dengan meletus. Rata-rata terjadi pertambahan tinggi 4-6 meter per tahun," ujar Sutopo.

Untuk itu, Sutopo mengimbau masyarakat untuk tetap tidak beraktivitas di dekat wilayah laut Selat Sunda.

"Tidak boleh lakukan aktivitas di sekitar pantai untuk sementara karena potensi tsunami susulan yang disebabkan longsoran bawah laut masih berpotensi karena aktivitas erupsi juga masih berlangsung. Sampai kapan rekomendasinya tentu nanti akan disampaikan oleh BMKG," kata Sutopo.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa letusan Gunung Anak Krakatau tidak akan sebesar tahun 1883. Gunung Anak Krakatau muncul pada 1927, dan letusan besar menurut para ahli masih diperkirakan terjadi sekitar 500 tahun lagi. (*)

 

BERITA REKOMENDASI