Anggaran Irigasi di Lumbung Pangan Baru Rp1,9 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah mulai melakukan rehabilitasi lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk dijadikan pusat lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Proyek ini dikerjakan secara bertahap mulai dari tahun 2020-2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare senilai Rp73 miliar, pada 2021 seluas 33.335 hektare senilai Rp484,3 miliar, dan tahun 2022 seluas 22.655 senilai Rp497,2 miliar.

Saat meninjau lokasi lumbung pangan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kegiatan rehabilitasi irigasi pada Tahun Anggaran 2020 meliputi 4 kegiatan fisik yakni rehabilitasi seluas 1.210 hektare dengan anggaran Rp26 miliar dan 2 kegiatan perencanaan seluas 164.595 hektare dengan anggaran Rp47 miliar.

Kegiatan fisik meliputi peninggian tanggul, pembuatan pintu air dan pengerukan saluran di D.I Rawa Tahai seluas 215 hektare senilai Rp9,8 miliar yang kontraknya telah dimulai pada 28 Mei 2020, D.I Tambak Sei Teras seluas 195 hektare senilai Rp4,1 miliar dengan progres 29,1%,

“DI Tambak Bahaur seluas 240 hektare senilai Rp3,9 miliar dengan progres 27,2%, dan D.I Rawa Belanti seluas 560 hektare senilai Rp8,2 miliar,” ujarnya, dikutip dari Setkab, Senin (15/6/2020).

BERITA REKOMENDASI