Anies Absen Saat Rapat Banjir, Gerindra Kecewa

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Sudewo membandingkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semasa menjabat sebagai Gubernur Ibu Kota.

Menurut Sudewo, saat dirinya menjadi anggota DPR periode 2009-2014 DKI Jakarta pernah dilanda banjir besar. Saat itu Komisi V berupaya mengambil sikap dengan memanggil mitra kerjanya seperti Kementrian PUPR, Badan Menterologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) dan Basarnas. Jokowi yang saat itu masih menjadi Gubernur turut diundang.

“Komisi V juga mengundang Gubernur DKI ketika itu pak Joko Widodo. Dan forum itu pak Joko Widodo hadir memenuhi undangan komisi V,” tegas Sudewo di ruang rapat Komisi V DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/12/2020).

Dia pun mengapresiasi Jokowi yang memenuhi undangan Komisi V. Disitulah Jokowi bisa bekerjasama dengan mitra Komisi V dari Kementerian PUPR, BMKG dan Basarnas untuk menangani permasalahan banjir itu.

“Ada penanganan-penanganan nyata strategis, dan kita lihat, kita rasakan pasca itu di tahun berikutnya banjir DKI agak mereda, tidak sebesar tahun sebelumnya,” kata Sudewo.

Atas dasar itulah, Sudewo pun menyayangkan sikap Anies Baswedan yang tak hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR. Padahal dalam forum ini diharapkan dapat memberikan solusi kepada banjir yang melanda belakangan.

“Namun sekarang, karena gubernur tidak hadir sudah sepakat rapat ini sebaiknya kita tunda,” tegas dia.

Diketahui sebelumnya, tiga Gubernur yang diundang Komisi V DPR RI untuk membahas banjir. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (*)

Baca juga: 

Banjir di Jakarta, 10 Kereta Api Terlambat

Jalan Kemasan Bakal Tak Banjir Lagi

BERITA REKOMENDASI