Antisipasi Membeludaknya Turis, KemenPUPR Sulap Rumah Tak Layak Huni jadi Homestay

Menurut Khalawi, pembangunan sarhunta dibagi menjadi dua yakni pertama, peningkatan kualitas rumah tak layak huni menjadi layak huni sebagai sarhunta. Berikutnya, peningkatan kualitas rumah tak layak huni di sepanjang koridor menuju lokasi pariwisata. Jumlah bantuan yang akan disalurkan untuk program peningkatan kualitas tersebut sebesar Rp90 juta.

Sedangkan, yang kedua adalah pembangunan rumah baru, pembangunan kembali ataupun perbaikan rumah tradisional di kawasan pariwisata. Model ini menerima bantuan dengan jumlah maksimal Rp180 juta. (*)

BERITA REKOMENDASI