Apartemen Bebas Narkoba Tawarkan Hunian Baru Bagi Mahasiswa

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Apartemen bebas narkoba tak lama lagi bakal berdiri di kawasan Babarsari Depok Sleman. Hunian ini sengaja dikonsep sedemikianrupa guna menciptakan suasana nyaman bagi penghuninya dengan tak meninggalkan kesan eksklusif. Untuk mewujudkan komitmen tersebut pihak pengelola apartemen telah menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY untuk ikut andil dalam pengawasannya.

Berdiri di lahan seluas 8.800 meter persegi dimana 40 persen lahan yang ada akan dimanfaatkan sebagai ruang publik, apartemen ini nantinya akan memiliki tiga tower. Beberapa lapis pengamanan juga telah disiapkan agar kawasan hunian ini benar-benar steril dari narkoba.

Project Director Tana Babarsari, Rudi Wahyu mengatakan apartemen bebas narkoba ini berupakan bagian dari komitmen PT PP Properti untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi peredaran barang haram yang terus menyasar generasi muda tersebut. Selain itu dengan terciptanya iklim lingkungan yang sehat maka Yogya sebagai Kota Pelajar akan representatif bagi siapapun yang menuntut ilmu di sini.

"Apartemen ini merupakan hunian pertama di Yogya yang bersih dari narkoba. Hal ini telah didukung dengan apa yang telah kami lakukan dengan menandatangani MoU bersama BNNP DIY pada Juni lalu," jalas Rudi Wahyu di lokasi proyek pembangunan Apartemen Tana Babarsari kawasan Babarsari Depok Sleman, Sabtu (07/09/2019).

Model pangawasan yang dilakukan pengelola apartemen ini akan dimulai dari perekrutan tenaga keamanan dimana para sekuriti harus memegang lisensi dari BNN. Sistem keamanan di lokasi apartemen akan dilengkapi dengan CCTV bahkan alat X-Ray juga bakal ditempatkan di pintu masuk.

BNNP DIY secara berkala akan melakukan tes urin secara periodik dengan sistem 'random sampling' kepada para penghuni. Jika nanti tetap ada penghuni yang kedapatan positif mengkonsumsi narkoba, maka pihak pengelola segera menyerahkan penanganan hukumnya kepada pihak BNN maupun Kepolisian.

"Setiap penghuni harus pula menandatangani surat pernyataan bahwa yang bersangkutan bersih dari narkoba. Bahkan terbaru, kami akan menempatkan anjing pelacak di lingkungan apartemen. Namun untuk yang satu ini kami masih melakukan pengkajian," tambahnya.

Dengan cara pengamanan berlapis tersebut maka ia optimis apartemen ini benar-benar bersih dari narkoba. Rudi Wahyu menyatakan jika pionir apartemen bebas narkoba di Yogya ini berhasil, maka hunian serupa segera akan didirikan di kota-kota lain di tanah air.

Sementara itu Marketing Manager Tana Babarsari, Triana Prasasti menambahkan segmentasi pasar yang dibidik yakni para investor dan orangtua pelajar maupun mahasiswa yang anaknya menuntut ilmu di Yogya. Dari tower satu dengan total 293 kamar yang dipasarkan, hingga kini sudah terjual sebanyak 188 unit.

"Kami baru mengerjakan tower pertama, untuk tower kedua dan ketiga akan menyusul setelahnya. Sejak diluncurkan Desember 2018 telah laku 63 persen (188 unit). Kami targetkan akhir tahun ini terjual semua dan pada 2021 telah bisa serahterima kepada pemilik," pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI