ASN Harus Berani Menjadi Pelapor Kasus Korupsi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Nizam dalam Focus Group Discussion (FGD) “Tantangan Integritas Aparatur Sipil Negara Dalam Melawan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme” yang akan diselenggarakan secara daring melalui aplikasi “Zoom Meeting”, Kamis (17/7 2020) meminta Aparatur Sipil Negara (ASN ) harus berani dan menjadi pelopor dalam memberantas korupsi.

“Nilai kita tergantung pada integritas kita. Tidak membedakan kaya dan miskin dalam memberikan layanan, apalagi sampai meminta jasa, karena kita sebagai ASN sudah dibayar rakyat melalui pajak, ASN harus memberikan layanan dengan kualitas yang baik dan memiliki akuntabilitas yang tinggi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Nizam mengingatkan ASN harus berani atau menjadi pelopor dalam memberantas korupsi di dunia pendidikan. ASN yang bekerja di dunia pendidikan harus memberi contoh yang baik pada peserta didik. “Tanggung jawab kita untuk menjadi yang terdepan menjadi teladan, dan di dalam menjauhkan dari korupsi,” imbuh dia.

Nizam mengatakan nilai kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi mencapai Rp8,4 triliun sepanjang 2019. Selain itu, setiap tahunnya ribuan ASN dipecat karena korupsi.

BERITA REKOMENDASI