Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Satgas Konga

BOGOR (KRjogja.com) – Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., melaksanakan inspeksi gelar kesiapan Pasukan Kontingen Garuda (Konga), terdiri dari Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) dan Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-I/Unifil (United Nations Interim in Lebanon)  di Pusat Misi Pemeriharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul Bogor, Rabu (24/8/2016).

Asops Panglima TNI saat melakukan inspeksi mengatakan bahwa reputasi dan prestasi TNI pada operasi pemeliharaan perdamaian dunia telah mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang tinggi. “Indonesia saat ini telah mengirimkan peacekeepers, baik dalam bentuk Kontingen, Military Staff dan Military Observer ke-9 daerah misi berbeda dari 16 misi perdamaian yang tergelar di bawah bendera PBB,” katanya.

"Para prajurit yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda TNI merupakan prajurit-prajurit pilihan untuk menjadi Duta TNI maupun Duta Bangsa di Forum Internasional, sehingga harus menjadi prioritas perhatian kita semua untuk selalu menampilkan yang terbaik,” jelas Mayjen TNI Agung Risdhianto.

Asops Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit Kontingen Garuda TNI agar menghindari pelanggaran atau perbuatan yang dapat mencoreng nama baik negara Indonesia, dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lain. "Pelanggaran akan berdampak bukan hanya kepada satu peacekeepers saja, namun juga akan hilangnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia pada umumnya dan TNI pada khususnya," tegasnya.

Mengakhiri inspeksinya, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto yang didampingi Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki, Wadan PMPP TNI Kolonel PNB Engkus Kuswara, Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-I/Unifil Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, S.E. serta Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., menegaskan kembali agar jaga nama baik TNI, Bangsa dan Negara selama bertugas, serta laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai koridor yang telah ditentukan oleh PBB.

"Selamat mengemban tugas negara. Kehormatan yang diberikan oleh negara ini harus dapat kalian buktikan dengan dedikasi dan semangat tinggi dalam setiap kegiatan,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI