Asuransi Berbasis Aplikasi SIAP Makin Diminati Petani

JAKARTA (KRjogja.com)- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mensosialisasikan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berbasis online (dalam jaringan atau daring) melalui Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). Sistem ini mampu menarik minat petani untuk ikut program asuransi.

“Daerah merespon dengan baik, sehingga sosialiasi SIAP banyak dilakukan oleh daerah,” ujar Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Mulyadi Hendiawan, di Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Daerah yang sudah melakukan sosialisasi antara lain Lampung, Sumatera Selatan, Yogjakarta, Medan, Banten dan provinsi lainnya. Sistem ini menarik minat petani untuk ikut program asuransi. Aplikasi SIAP merupakan hasil kerja sama antara Kementan dengan Jasindo untuk mempermudah pendaftaran dan pendataan asuransi.

“Aplikasi SIAP menjadi salah satu jawaban atas keluhan para dinas pertanian di seluruh Indonesia dan beberapa pihak lainnya mengenai penyajian data atau pendaftaran asuransi tani,” ujar Mulyadi.

Berdasarkan data Kementan 2018, realisasi AUTP sekitar 806.199,64 hektare (ha) dari target 1 juta ha (80,62%), turun dibandingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 997.961 ha. Klaim tahun 2017 tercatat seluas  25.028 ha, sedangkan klaim kerugian tahun 2018 hanya mencapai 12.194 ha (1,51%).

Penuruan pencapaian target tersebut salah satunya disebabkan karena ada perbaikan administasi di tingkat daerah. Beberapa dinas tidak merekap jumlah petani yang ikut asuransi. Jika polis asuransi dikirim pihak Jasindo ke alamat kelompok tani, maka biasanya tidak tercatat di dinas. Namun, jika polis asuransi petani itu dikirim melalui dinas, maka akan dicatat. (Fon)

BERITA REKOMENDASI