Awal September, Subsidi Pulsa Murid dan Guru cair

Jumeri berharap bantuan ini juga mengikis kesenjangan yang selama ini terjadi dalam pembelajaran daring. Sebab, masih banyak siswa kesulitan belajar daring karena tak sanggup membeli kuota internet, alhasil tertinggal dalam proses pembelajaran.

“Subsidi ini bagian dari ikhtiar kami memberi solusi pada Pembelajaran Jarak Jauh, karena kemarin-kemarin yang punya gawai hanya orang yang mampu bisa beli pulsa, akhirnya terjadi kesenjangan hasil belajar antara si kaya dan si miskin. Sekarang kita beri semua, sehingga anak kita bahagia belajar tidak berpikir pulsa,” bebernya.

Penyalurannya nantinya akan dilakukan oleh operator langsung ke nomor siswa yang sudah didaftarkan ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh sekolah. Namun, sebelumnya Pusat Data Teknologi dan Informasi Kemendikbud, bakal menyisir nomor-nomor siswa seusai dengan operator yang sudah bekerja sama.

“Memilah operator A, B, C, nanti setiap peserta didik nomor sesuai operator, setor ke operator untuk diisi pulsa data,” tuturnya.

Jumeri mengatakan, persoalan keterbatasan kuota internet menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan selama PJJ di masa pandemi covid-19. Kini dengan adanya subsidi pulsa internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tidak ada lagi alasan untuk tidak mengikuti PJJ daring. (Ati)

BERITA REKOMENDASI