Awas! Pelamar Siluman CPNS Gentayangan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tidak hanya desa, ternyata ada juga CPNS siluman. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendeteksi ada oknum-oknum nakal yang mengerahkan CPNS siluman alias fiktif untuk mendaftar di suatu instansi.

Apa tujuannya? BKN mencurigai ada orang yang ingin membuat formasi CPNS terlihat banyak pelamar. Alhasil, orang-orang lain menjadi ogah mendaftar karena berpikir akan banyak saingan.

Pihak BKN menemukan hal tersebut saat memeriksa dokumen-dokumen pelamar tes CPNS tahun 2018. Saat itu banyak peserta gagal lolos seleksi administrasi karena dokumen yang di-submit tampak asal-asalan.

"Ternyata dulu itu ada orang yang dikerahkan untuk masuk ke dalam salah satu formasi sehingga seolah-olah yang daftar itu banyak. Tujuannya biar kalau di situ sudah banyak, maka (pelamar) mencari yang lain, yang kira-kira pendaftarnya sedikit," jelas Plt. Kabiro Humas BKN Paryono, Jumat (15/11/2019).

Paryono menjelaskan jika pendaftar formasi terlihat banyak, maka akan ada efek psikologis bagi pelamar lainnya, yakni berupa ragu untuk bersaing di formasi tersebut.

Padahal, pelamar di formasi itu dicurigai banyak peserta CPNS fiktif. Pelamar yang awalnya terlihat banyak pun langsung menjadi sedikit ketika proses seleksi administrasi selesai.

"Dokumen yang diunggah banyak yang tidak sesuai. Mereka sudah submit, tetapi begitu diperiksa itu banyak dokumen yang tidak sesuai begitu diverifikasi, sehingga mereka tidak lolos seleksi amdinistrasi. Wong, dia itu hanya untuk mengacaukan saja," ujar Paryono.

Sekadar informasi, tahun lalu peserta CPNS memang bisa melihat berapa jumlah orang yang sudah melamar di suatu instansi. Untuk menghindari kejadian sama terulang, maka tahun ini jumlah pelamar ke suatu formasi sengaja tidak ditampilkan.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak merekomendasikan peminat seleksi CPNS 2019 menggunakan handphone dalam proses pendaftaran. Pasalnya, penggunaan HP dalam proses ini akan rawan kesalahan input data.

Maka dari itu, BKN menyatakan pendaftaran harus menggunakan komputer atau laptop. Demikian dikutip dari akun resmi instagram BKN, Rabu (13/11/2019).

Selanjutnya, apabila ada kendala, pelamar dapat membersihkan cache browser dan coba kembali mendaftar. Pelamar harus teliti dalam memasukkan data, karena mereka bisa saja tidak lulus seleksi apabila data yang diinput tidak sesuai.

Saat ini sedang berlangsung pendaftaran CPNS. Pendaftaran berlangsung hingga 24 November 2019. Pendaftaran dapat dilakukan melalui web sscn.bkn.go.id.

”#SobatBKN bingung dengan kelengkapan dokumen yang harus disiapkan, akreditasi atau yang berhubungan dengan persyaratan pendaftaran? Simak tips dari mimin berikut ini! Selain itu, kesekian kalinya dan tak pernah lelah mimin ingatkan untuk lakukan pendaftaran dengan PC atau Laptop, supaya menghindari data crash atau kesalahan input. Ingat! data yang sudah disubmit tidak dapat diubah kembali,” tulisnya.

Pelamar dapat mengikuti langkah-langkah dalam mendaftar pada alur pendaftaran CPNS yang telah BKN berikan. Alur pendaftaran dapat dilihat melalui web SSCASN. Seputar informasi mengenai pendaftaran CPNS ini bisa dilihat di buku panduan yang dapat pelamar unduh.(*)

BERITA REKOMENDASI