Baasyir Tak Akan Ajukan Grasi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kuasa hukum terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir, Mahendradatta, menyatakan bahwa kliennya itu enggan mengaku bersalah. Permohonan grasi pun dianggap hal tabu.

"Beliau menyatakan, 'sampai hari ini saya tidak bersalah'. Jadi (permohonan grasi) tidak akan dilakukan," kata Mahendradatta.

Alhasil, pihaknya tidak akan mengajukan permohonan grasi kepada Presiden Jokowi. Sebab, pihak yang mengajukan grasi harus menyatakan bersalah atas tindakan sebelumnya.

Hal ini berbeda dengan abolisi dan amnesti yang diberikan tanpa harus mengakui kesalahannya. "Tentang grasi, beliau (Ba'asyir) tidak akan mungkin, tidak akan membolehkan, tidak akan meminta grasi," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI