Ba’asyir Tak Akan Ajukan Grasi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kuasa Hukum terpidana teroris Abu Bakar Ba'asyir, Guntur Fattahillah secara tegas menyatakan kliennya tidak akan mengajukan permohonan grasi.

"Tidak akan mengajukan grasi," tegas Guntur di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Guntur menjelaskan bahwa Ba'asyir baru mengetahui ada pihak yang mengajukan grasi untuk dirinya. Setelah mendengar hal tersebut, ia mengatakan mantan pemimpin Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) itu menolak mentah-mentah.

"Baru tadi beliau mendengar dan beliau tidak setuju dengan grasi karena beliau menyampaikan (dirinya) tidak bersalah," ujar Guntur.

Bagi Ba'asyir, kata Guntur, apa yang disampaikannya selama ini adalah sebuah kebenaran. "Dia menerangkan tentang agama Islam itu sendiri. Seperti halnya seorang penulis atau wartawan yang menulis tentang pendapatnya, boleh dong," ujar dia.

Selain itu, Guntur meminta semua pihak untuk tidak mempolitisasi grasi kepada Ba'asyir. Dia hanya menyampaikan terimakasih bagi pihak yang benar-benar menyampaikan grasi kepada Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sempat menceritakan soal peluang grasi diberikan kepada Ba'asyir oleh Presiden RI Joko Widodo. Grasi itu disarankan mengingat kondisi kesehatan Ba'asyir yang menurun. (*)

BERITA REKOMENDASI