Badan Otoritas Danau Toba Perlu Dikaji Ulang

TARUTUNG (KRjogja.com) – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan mengatakan pembentukan Badan Otoritas Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba perlu dikaji kembali, karena dinilai  ada kecemburuan 7 kabupetan di sekitar Danau Toba. Namun yang diusulkan  diberikan zonanisasi kepada 7 pemda sesuai kebutuhan daerah tersebut.

"Saya ingin Badan Otorita Danau Toba dikaji ulang, dan ditetapkan saja Zonanisasi, karena menurut saya itu tidak fair, karena tidak sesuai apa yang dibutuhkan oleh setiap kabupaten, karena antar kabupaten itu beda beda kebutuhannya," kata Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan disela press tour wartawan Pariwisata ke Tapanuli Utara Jumat-Senin 16-19 September 2016.
Untuk itu tambahnya, pemerintah harus memiliki master Plan yang matang dengan mengedepankan one region one product.

Misalnya, kata Nikson khusus untuk Tapanuli Utara yang dibutuhkan saat ini adalah pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Dermaga di Muara dan kapal cepat. Sementara di kabupaten Samosir yang dibutuhkan hotel dan restoran. "Jadi masing masing daerah itu disesuaikan dengan kebutuhannya, bukan keinginannya," ukjarnya

Nikson juga mengatakan, bila master Plan  ada, diharapkan kebijakan pemerintah tidak akan tumpang tindih sehingga pembangunan di daerah tersebut malah tidak berjalan dengan baik. Contohnya, Batam, dulu berhasil waktu menjadi Ororita Batam, namun semenjak ada otonomi daerah, maka jadi tumpang tindih kebijakannya sehingga pembangunan malahg tersendat.

"Bila sudah ada master Plan dan anggarannya sudah jelas dan ini sudah disetujui, barulah ditetapkan Badan Otorita ini berlakukan," tegasnya.

Diakui Nikson,  Taput saat ini masih fokus untuk pembangunan infrastruktur terutama jalan raya belum ke sektor pariwisata. Pasalnya jalan jalan di Taput ini 48 persen mengalami kerusakan, dan ini membutuhkan angaran yang cukup besar. Diperkirakan pada tahun 2016 dibutuhkan sekitar Rp 80 miliar. Dan diharapkan pada tahun 2019 semua pembangunan jalan sudah tuntas. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI