Bakamla Waspadai Konflik Amerika – Tiongkok di Laut China Selatan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi di kawasan perairan Laut China Selatan saat ini masih relatif tinggi.

Situasi ini kata Aan dipicu oleh dua negara yang memang tengah berkonflik di wilayah perairan yang kini jadi sengketa itu, yakni China dan Amerika.

“Sampai saat ini situasi pada dasarnya masih pada tingkat yang relatif tinggi untuk di LCS antara China dan Amerika serta negara-negara claimant,” kata Aan.

Laut China Selatan saat ini telah menjadi wilayah perairan rawan konflik. Hal ini terjadi setelah China secara sepihak mengklaim sebagian besar wilayah perairan yang kaya sumber daya itu.

China mengklaim memiliki perairan Laut China Selatan berdasarkan pada klaim historis negaranya. Namun hal ini justru bertabrakan dengan wilayah kedaulatan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, hingga Brunei yang memiliki kedaulatan di wilayah itu sesuai dengan hukum laut PBB.

Amerika sendiri menantang China di LCS dengan alasan wilayah perairan itu merupakan wilayah internasional yang sah dilewati oleh siapa saja. (*)

BERITA REKOMENDASI