Hingga November 2020, Bambang Trihatmojo Dicegah ke Luar Negeri

JAKARTA, KRJOGJA.com – Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyebut jika pencegahan Bambang Trihatmodjo ke luar negeri berlaku mulai Mei sampai November 2020. Hal ini sesuai ketentuan berlaku dimana batas waktu maksimal pencekalan berlangsung sampai 6 bulan.

Namun, dengan catatan pencekalan bisa diperpanjang apabila kewajiban membayar utang belum juga dipenuhi Bambang Trihatmodjo.

“Pencegahan ke luar negeri ini berlaku 6 bulan ke depan yang akan berakhir di November. Karena kami terbitkan pencekalan pada Mei lalu,” ujar dia, Jumat (18/9/2020).

Dia menuturkan, duduk awal persoalan terkait pencekalan ke luar negeri terhadap putra kedua mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo.

Pencekalan ini bermula karena Bambang memiliki utang ke pemerintah saat menjabat Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara SEA Games XIX Tahun 1997.

“Ya tentu saja pencekalan terkait dengan piutang negara yang belum di lunasi oleh beliau (Bambang) itu proses normal. Utang sendiri sesuai yang tertera di gugatan PTUN pada saat SEA Games tahun 97 (1997). Saat itu beliau menjabat Ketua Konsorsium,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI