Banser Sleman Gelar Diklat Terpadu Dasar

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Puluhan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Sleman Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sleman. Diklat yang dilaksanakan selama tiga hari hingga Minggu (29/09/2019) tersebut dibuka dengan apel anggota Banser di Lapangan Kayen Wedomartani Ngemplak Sleman, Jumat (27/09/2019).

Diklat Terpadu Dasar dibuka langsung Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser, Alfa Isnaeni. Dikatakannya diklat ini merupakan kegiatan sebagai wahana bagi pemuda NU yang akan bergabung dengan Banser.

"Mereka setelah lulus akan diberi sertivikat sebagai anggota Banser dan berarti menjadi kader formal. Didalamnya diajarkan banyak hal, tapi ada dua rumpun kelimuan utama yakni yang menyangkut agama Islam dan kedua tentang kebangsaan," tegas Alfa Isnaeni.

Alfa Isnaeni mengatakan, dalam Banser terdapat sistem pengkaderan berjenjang. Diklat Terpadu Dasar merupakan kewajiban bagi pengurus tingkat kecamatan dan kabupaten dalam rangka menjaring kader-kader baru untuk bergabung dengan Banser.

"Ini menjadi program yang tertata. Tiap pengurus memiliki kewajiban untuk melakukan Diklat Terpadu Dasar atau pendidikan kader dasar maupun diklat-diklat lainnya," tambahnya.

Ia menegaskan, Banser bersama kyai dan bimbingan ulama tetap kokoh mendukung tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila sebagai dasar negara selalu menjadi pijakan bagi Banser dalam berorganisasi.

Dalam kesempatan ini Alfa Isnaeni juga memberikan tanggapan tentang maraknya aksi massa yang belakangan terjadi dan berujung ricuh, baik di ibukota maupun daerah lain di tanah air. Ia meminta kepada berbagai pihak yang melakukan unjuk rasa untuk selalu menyampaikan pendapat dengan cara yang santun dan menjauhi tindakan anarkis.

"Kalau demo ya silakan, siapapun di Indonesia berhak untuk demo. Tetapi jika demo sudah anarkis, maka akan berhadapan dengan aparat," tegasnya.

Ia menegaskan Banser belum akan mengirimkan anggotanya untuk ke ibukota Jakarta guna membantu aparat menjaga keamanan. Saat ini seluruh pengurus dan anggota Banser masih tetap terkonsentrasi di daerah masing-masing untuk melakukan konsolidasi.

"Saat ini kita instruksikan untuk konsolidasi di tingkat bawah untuk memperkuat bagaimana daerahnya masing-masing tertata, hubungan masyarakat terjaga. Kita lihat suasana," jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI