Barang Impor China Bukan Medium Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto memastikan tak ada masalah dengan barang-barang impor dari China setelah Virus corona teridentifikasi menyebar hingga menewaskan 80 orang.

Menurutnya, virus ini hanya bisa hidup di benda hidup. Virus tersebut, kata dia, hanya bisa berkembang di sel hidup maka tak ada masalah dengan barang-barang yang diimpor dari China karena meskipun terpapar virus tersebut tak akan bisa hidup.

"Virus ini sama persis dengan benalu di pohon, parasit di pohon, benalu ini tidak akan pernah bisa hidup di pohon yang mati, jadi kalau pohonnya mati benalunya juga mati, demikian juga dengan virus ini, dia hanya bisa hidup di sel hidup," kata Achmad.

Menurutnya tidak mungkin produk-produk asal China, seperti pakaian, elektronik, dan barang-barang lainnya bisa menularkan virus corona. Dia pun menghimbau agar masyarakat tak merasa takut berlebihan hingga menolak barang-barang impor asal China.

Achmad mengatakan justru yang harus diperhatikan saat ini adalah budaya dan kebiasaan sehat masyarakat Indonesia. Sebab masyarakat sangat sering menggunakan tangan tanpa sering mencuci tangan tersebut.

"Kebiasaan yang sudah kita survey bahwa dalam satu menit rata-rata setiap orang menyentuh mata, hidung, mulut itu paling enggak dua kali tanpa disadari," kata dia.

"Nah kalau kemudian tangan ini tercemar maka ini sebenarnya sama dengan memasukkan sesuatu ke dalam mulut, ini yang harus ditekankan masyarakat," jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Achmad juga menjelaskan soal pesawat yang telah melakukan penerbangan ke wilayah-wilayah yang teridentifikasi terkena virus corona ini. Sejumlah maskapai telah memastikan akan melakukan penyemprotan desinfectan untuk menghindari penularan virus corona. (*)

BERITA REKOMENDASI