Bareskrim Periksa Gubernur Papua Terkait Dugaan Korupsi

JAKARTA (KRjogja.com) – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap  Gubernur Papua Lukas Enembe, hari ini, Senin (4/9/2017). Sedianya, Lukas akan dijadikan saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Papua tahun 2014-2017.

Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri Kombes Indarto menjelaskan, pemeriksaan akan dilakukan di gedung Bareskrim yang berada sementara di Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pemanggilan Lukas sendiri sudah dilakukan dua kali oleh pihak kepolisian. Namun, pihak Lukas belum bisa menghadiri dua agenda tersebut.

Tetapi pada agenda pemanggilan hari ini, Indarto menyatakan, sejauh ini pihak Lukas belum memberikan konfirmasi ketidakhadiran. Pemeriksaan sendiri rencananya dilakukan pada pukul 10.00 WIB.

"Sementara ini belum ada pembatalan (pihak Gubernur Papua)," kata Indarto saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Sementara itu, dalam kasus tersebut, polisi sudah meningkatkan status menjadi penyidikan. Sebelumnya, masih dalam tahap penyelidikan. "Sudah naik ke penyidikan," ucap Indarto.

Pengusutan kasus ini sendiri diketahui karena adanya kecurigaan penyelewengan dana bea siswa terhadap pelajar di Papua. Dana yang harusnya dialokasikan ke pendidikan, diduga digunakan untuk kepentingan lain.

Tak hanya itu, dalam kasus dugaan ini juga ada beberapa anggaran pengalokasian anggaran yang tidak sesuai dengan APBD. Tetapi, sampai saat ini belum ada pihak yang ditetapkan tersangka oleh kepolisian. Begitupula, kerugian negara juga belum bisa dirincikan. (*)

BERITA REKOMENDASI