Basarnas Perpanjang Pencarian dan Evakuasi Sriwijaya Air

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian dan evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, selama tiga hari hingga 20 Januari 2021.

Sejauh ini Crash Survivable Memory Unit (CSMU) dari black box jenis Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan. Selain itu, korban Sriwijaya SJ 182 juga belum semua berhasil ditemukan. “Operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 kami perpanjang lagi selama tiga hari,” kata Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito.

Basarnas dan sejumlah instansi menetapkan operasi pencarian korban Sriwijaya SJ 182 selama tujuh hari sejak pesawat tersebut jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (09/01/2021). Operasi SAR gabungan itu seharusnya berakhir pada Jumat (15/01/2021) lalu. Karena misi pencarian belum selesai operasi pun diperpanjang dengan selama tiga hari.

“Fokus kami adalah menemukan human remain, semakin banyak maka akan mempermudah tim DVI dalam mengidentifikasikan korban,” ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI