Bayar Rp 2 Juta Bisa Masuk Surga

Editor: Ivan Aditya

KARAWANG (KRjogja.com) – Hanya dengan modal Rp 2 juta, pengikut Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama di Kampung Waru, Desa Medalsari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang dijanjikan masuk surga. Selain itu pengikuti padepokan ini juga memiliki syahadat sendiri, kata Muhammad dalam syahadat diganti dengan kata Mujim. Warga yang geram dengan aliran ini kemudian melaporkannya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan polisi.

Menurut pengakuan salah seoerang warga setempat, Asep (26), Mujim sebelumnya sempat diusir warga karena kelakuannya yang mengaku sebagai nabi tahun lalu. Beberapa bulan kemudian, Mujim kembali dengan membawa pengikutnya.

Asep mengatakan, Mujim telah menyesatkan dengan menyatakan bahwa melakukan salat di rumahnya sama dengan melakukan salat di Masjid Nabawi. Bukan hanya itu Mujim juga menyatakan air zamzam telah pindah ke sumur pribadinya. Mujim juga diakui warga telah mengubah ayat-ayat Alquran sesuai dengan ajaran sesatnya.

Kepala Kepolisian Sektor Pangkalan, Agus Wahyudin setelah mendapat laporan warga kemudian mengamakan Mujim dan sejumlah pengikutnya ke Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Namun, karena massa yang terus bertambah bahkan hingga ratusan orang membuat keadaan tidak kondusif hingga Mujim dan sejumlah pengikutnya diamankan di Mapolres Karawang.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Pangkalan, Rahmat Ginanjar, mengatakan bahwa aliran ini sebenarnya sudah ada sejak setahun lalu. Namun, kelompok ini kemudian dibubarkan. Mujim mendirikan padepokan tidak sendirian, namun dibantu 5 orang temannya. "Warga pun mulanya banyak yang percaya, tapi mulai curiga saat Mujim mulai memintai uang untuk masuk surga," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI