BEM UNS Desak Polisi Lepaskan Widan

SOLO, KRJOGJA.com – Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mendesak kepada Polda Metro Jaya untuk segera membebaskan dan mencabut status tersangka para aktivis mahasiswa diantaranya Wildan Wahyu Nugroho dari UNS. Pernyataan sikap itu disampaikan Ikhlas Tamrin kepada wartawan, Selasa (24/10/2017).

Wildan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus unjuk rasa '3 Tahun Jokowi-JK'. Selain Wildan ststus tersangka juga pada Panji Laksono (IPB), Ardi Sutrisbi (IPB), Ihsan Munawar (STIE SEBI). Keluarga Alumni BEM menolak hadirnya rezim Represif dan penangkapan aktivis mahasiswa serta perlakuan diskriminati hukum oleh aparat.

Sementara Wakil Rektor III bidang kemahasiswaaan, Prof Dr Darsono, membenarkan penetapan tersangka terhadap mahasiswanya, namun dia belum dapat memastikan keberadaan Wildan saat ini. "Wildan memang benar Presiden BEM UNS yang menjadi tersangka. Saya kaget mendengar kabar tersebut, karena saya sebagai bapak mahasiswa di kampus," katanya .

Prof. Darsono menyatakan siap memberikan pendampingan hukum terhadap Wildan. Alumni fakultas hukum UNS termasuk yang di Jakarta  diminta melakukan pendampingan mewakili universitas. "Kami siap memberikan pendampingan hukum kepada presiden BEM UNS," pungkasnya. (Qom)

 

 

UNS

BERITA REKOMENDASI