Bencana Alam Datang, TNI dan US Navy Lakukan Pertolongan Darurat

PADANG (KRjogja.com) – Prajurit TNI dan US Navy yang tergabung dalam Latma Pacific Partnership 2016 menggelar Latihan Manuver Lapangan Penanggulangan Bencana Aspek Medis di tiga tempat berbeda yaitu, Lapangan Imam Bonjol, Dermaga, dan PT Semen Padang, di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (29/8/2016).  

"Sebanyak 570 personel dari berbagai unsur terlibat dalam latihan ini, diantaranya Tentara Amerika (US Navy, US Army), Korem 132/WRB, Rumah Sakit Tentara dr Reksodiwiryo, Lantamal II Padang, Lanud Padang, Direktorat Zeni Angkatan Darat (Ditziad), Polda Sumbar, Dinkes Sumbar, Dishub, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, SAR, PMI, Dinas Pemadam Kebakaran, RSUD dr Rasidin, dan PT Semen Padang. Latihan Manuver Lapangan Penanggulangan Bencana Aspek Medis melibatkan 10 Ambulans,  3 (tiga)  Mobil PMK, 1 (satu) unit alat Urban SAR, 1 (satu) Sea Rider BPBD, 1 (satu) RB USNS, 1 (satu) Heli MH-60S, Nelayan, 1 (satu) Rumkit Lapangan Dinkes, 1 (satu) Mobil Bedah RSUD dr Rasidin, 1 (satu) Ambulans RS Semen Pdg,  1 (satu) Heli Bell 417 TNI AL, 1 (satu) Heli MH-60S, dan 1 (satu) unit Decontamination USNS,” ungkap Dansatgas Latma Pacific Partnership 2016 Kolonel Laut (K/W) drg Nora Lelyana M MKes.

TNI dapat membuat dan merancang Latma Pacific Partnership 2016, dengan harapan dapat membantu masyarakat disini (Padang). “TNI tahu apa yang diperbuat, dan menjadi pembelajaran bagi seluruh personel yang terlibat maupun masyarakat Padang dalam kesiapan menghadapi bencana, walaupun kita tidak mengharapkan sama sekali bencana itu datang dan terjadi,” pungkasnya.

Hadir menyaksikan latihan tersebut, diantaranya Adjutant General US-PACOM Brigadier General Kenneth Hara, Commodore Tom William, dan Wakil Komandan Lantamal II Padang Kolonel Laut (PM) Widhy Sutejo SH MTr. (*)

BERITA REKOMENDASI