Bentuk Kepengurusan di 21 Kabupaten/Kota, PKR Beri Solusi Strategis untuk Petani Aceh  

Editor: Ary B Prass

 

ACEH, KRJOGJA.com – Sebagai partai politik (parpol) baru, Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) yang dipimpin Tuntas Subagyo, langsung tancap gas membentuk kepengurusan di tingkat provinsi, serta kabupaten atau kota di Tanah Air.

Salah satunya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang terletak di ujung barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 Di wilayah ini kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKR NAD sudah terbentuk dan sudah bekerja.

Tak berhenti di situ, DPW PKR NAD  tancap gas membentuk kepengurusan DPD PKR di 21 dari total 23 kabupaten/kota di NAD. Penjelasan itu disampaikan Sekretaris DPW PKR NAD, Munawardi, Selasa (15/12/2021).

Untuk mengenalkan PKR kepada masyarakat Aceh, jajaran pengurus DPW dan DPD PKR setempat terjun langsung ke tengah warga.

 

Mereka hadir dengan program-program khusus. Salah satunya, program prioritas mengangkat kesejahteraan para petani. “Kami bersilaturahmi langsung dengan warga dan mendengarkan keluh kesah mereka, terutama keluhan di sektor pertanian,” terang Munawardi.

 

Dari komunikasi itu, DPW PKR NAD akhirnya mengetahui ada banyak persoalan yang dirasakan para petani. Mulai dari kendala pengelolaan lahan, perawatan tanaman, hingga penjualan hasil bumi mereka usai panen.

Yang mereka keluhkan terkait program yang dianggarkan pemerintah, baik bantuan dan lain-lain. Permasalahannya hanya [pemerintah] programkan pengadaan bibit, pupuk. Tapi setelah panen, petani mengeluh tak ada pembeli,” ujar dia.

BERITA REKOMENDASI