Berangkatkan Umrah Pakai Royalti Buku

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Pakar komunikasi skaligus penulis buku kembali Aqua Dwipayana kembali memberangkatkan umroh puluhan orang dari royalti penjualan buku The Power Of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi karyanya.

Setelah sukses memberangkat 35 orang untuk umrah pada 8-16 Januari 2017, tahun ini doktor Ilmu Komunikasi jebolan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, itu memberangkatkan 39 orang lagi ke Tanah Suci.

"Alhamdulillah, tahun ini kami dapat kembali memberangkatkan umroh. Seluruh anggota jamaah kami berjumlah 39 orang, mereka berasal dari berbagai daerah & latar belakang. Kami bersyukur & bahagia rasanya kali ini dapat ikut bergabung bersama rombongan," kata Aqua Dwipayana  pada pelepasan jemaah di Mess Seskoad Berlan Jakarta. 

Kali ini, Aqua bersama istrinya, Retno Setiasih dan putranya, Savero Karamiveta Dwipayana, ikut dalam rombongan yang diberi nama Jemaah Umrah The Power of Silaturahim (POS) II.  Jemaah Umrah POS II akan menunaikan ibadah umroh pada 18-26 April 2018. Aqua kembali mempercayakan Nurcholis MA Basyari sebagai ketua rombongan (amirul umrah).

Aqua menjelaskan Jamaah Umroh POS II terdiri dari 31 orang laki-laki dan delapan orang perempuan yang berasal beragam latar belakang profesi dan daerah.

Ada yang berasal dari lingkungan TNI-Polri, pensiunan, wartawan, pegawai pemerintah, karyawan swasta, pekerja lepas, bidan desa, aktivis sosial, pegiat lingkungan, sopir, pembantu rumah tangga, marbot masjid, tukang becak, pemulung, santri penghafal (hafiz) Al-Qur'an 30 juz, dan mahasiswa.

Satu jamaah berasal dari Jakarta, sedangkan 38 lainnya dari Bogor, Depok, Tengerang, Bekasi, Lebak (Banten), Tasikmalaya, Bandung, Cirebon (Jawa Barat), Semarang, Salatiga, Jepara, Sragen (Jawa Tengah), Malang, Surabaya, Sidoarjo, Tulung Agung (Jawa Timur), Padang (Sumatera Barat), Pematang Siantar (Sumatera Utara), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Makassar (Sulawesi Selatan, dan Larantuka (NTT).

Dia mengatakan bahwa Gerakan Umroh The Power of Silaturahim yang digagasnya tersebut diniatkan sebagai ibadah dan berbagi kepada sesama yang belum merasakan umroh.

"Sejak semula kegiatan ini kami niatkan sebagai ibadah, berbagi dengan sesama sehingga orang lain yang kurang beruntung bisa juga berangkat umroh merasakan menjadi 'tamu Allah'. Saya ini ibarat hanya sebagai penyebar undangannya," ujar Aqua merendah.

Menurut Aqua, dana untuk membiayai umroh tersebut berasal dari tiga sumber utama. Pertama yaitu dari royalti penjualan buku superbest seller karyanya berjudul The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi yang telah cetak ulang lima kali dengan jumlah total 100 ribu eksemplar.

Kedua berasal dari sebagian pendapatan honor Aqua sebagai motivator dan pembicara profesional maupun konsultan komunikasi. Ketiga datang dari para donatur dari berbagai kalangan dan latar belakang daerah, etnis, suku, agama, ras, antargolongan (SARA), profesi, dan bidang usaha.

Aqua berharap agar jumlah pesertanya dan jangkauan daerahnya juga diharapkan makin bertambah dari tahun ke tahun. Dengan demikian, gerakan ini diharapkan pula akan merekatkan dan menguatkan keindonesiaan.

Mantan wartawan ini menargetkan tahun depan dapat memberangkatkan minimal 50 orang untuk umroh ke Baitullah di Mekkah dan ziarah ke makam Rosulullah Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi di Madinah. (Ati)

BERITA REKOMENDASI