Besok, Mekanisme Vaksin Booster Bakal Diumumkan

Dikatakan, vaksin AstraZeneca juga bisa digunakan sebagai penguat. Hasil uji imunogenisitas, penggunaan produk vaksin itu bisa meningkatkan antibodi sekitar 3,5 kali. Sementara vaksin Moderna bisa untuk melengkapi pemberian dua dosis vaksin primer AstraZeneca, Pfizer, dan Johnson and Johnson. Setengah dosis vaksin berplatform mRNA itu bisa diberikan sebagai tambahan setelah vaksinasi primer.

“Moderna menunjukkan imunogenisitas 13 kali setelah pemberian dosis booster dan subjek dewasa 18 tahun ke atas,” katanya.

Penny mengatakan, vaksin Zifivax bisa digunakan sebagai penguat heterolog bagi vaksin jenis lain seperti vaksin buatan Sinovac atau Sinopharm dengan interval pemberian enam bulan ke atas. “Zifivax menunjukkan peningkatan titer antibodi netralisasi lebih dari 30 kali,” kata Penny.

Menurut Penny, ada 13 produk vaksin Covid-19 yang sudah mendapat EUA di Indonesia. “Saat ini sudah ada 13 vaksin yang dapat EUA di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan respons imun akan menurun di bawah 30 persen setelah enam bulan dari vaksin primer sehingga dibutuhkan booster (penguat),” katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, Presiden Joko Widodo akan mengumumkan mekanisme booster vaksin Covid-19 yang rencananya dilaksanakan Rabu (12/1/2022).

“Vaksin booster akan diumumkan Presiden khusus melalui konferensi pers,” kata Budi Gunadi usai rapat terbatas Evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden.

BERITA REKOMENDASI