Birokrasi ‘Penyakitan’, Menteri PAN-RB Siapkan 6 Jurus

SIJUNJUNG, KRJOGJA.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan ada banyak pendekatan yang bisa diambil guna menyelesaikan masalah yang membelit birokrasi Indonesia. Termasuk menyiapkan enam jurus efektif.

Asman Abnur menjelaskan yang pertama adalah memperbaiki manajemen kinerja. Dalam hal ini, lanjut Asman, program dan kegiatan harus benar-benar dirancang untuk menghasilkan outcome yang tepat sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan. "Tidak boleh ada lagi kegiatan-kegiatan siluman yang diselipkan dalam program tertentu yang sama sekali tidak memiliki kaitan dengan outcome," tegasnya.

Jurus kedua, kata Menteri pembangunan unit kerja menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) yang merupakan miniatur pelaksanaan reformasi birokrasi, terutama pada unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Langkah ketiga, melakukan penyederhanaan organisasi pemerintahan. 

"Jurus keempat, mempercepat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government) secara terintegrasi. Ini perlu dilakukan mengingat pengembangan e-government dihadapkan pada kenyataan bahwa setiap instansi  membangun sistem e-government mereka sendiri, sehingga terjadi pulau-pulau sistem elektronik dalam satu instansi yang mengakibatkan pemborosan belanja infrastruktur."

Selanjutnya, ujar Menteri, pemerintah harus meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara. Jurus keenam atau  terakhir, dilakukan dengan mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik. 

Dikatakan, untuk memenuhi semakin berkembangnya tuntutan masyarakat terhadap perbaikan pelayanan publik, maka perlu dilakukan terobosan-terobosan di bidang penyelenggaraan pelayanan.  (Ati)

BERITA REKOMENDASI