BKKBN – Kemenpora Kerjasama Cegah Stunting

JAKARTA, KRJOGJA.com -Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), bersama Kemenpora melakukan kerjasama untuk mencegah stunting.

Peningkatan prevalensi stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Demikian juga pengetahuan gizi ibu yang memadai terkait pemenuhan gizi di 1000 hari pertama kehidupan.

“Status gizi prakonsepsi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kehamilan dan kesejahteraan bayi. Keadaan kesehatan dan status gizi ibu hamil ditentukan jauh sebelumnya, yaitu pada masa remaja dan dewasa sebelum hamil atau selama menjadi Wanita Usia Subur, sehingga dari pemuda akan lahir generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), DR (HC) dr Hasto Wardoyo pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara BKKBN dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kantor Kemenpora, Jakarta, kemarin.

BERITA REKOMENDASI