BNPT Kesulitan Bina Napiter Rutan Mako Brimob

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT)‎ mengakui kesulitan membina para narapidana yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dalam program deradikalisasi. Sebab, para narapidana teroris (Napiter) itu masih berpemikiran keras atau ekstrimis.

"Karena para napi itu masih keras. (maka dari itu) Belum (dilakukan deradikalisasi),” kata Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris.

Sejauh ini, sambung Irfan, sudah ada sekira 300 narapidana teroris ataupun mantan teroris yang dilakukan program deradikalisasi. Adapun, program deradikalisasi meliputi pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan.

"Tahapan deradikalisasi tetap dilaksanakan. Kalau dalam lapas, tahapan deradikalisasi, (meliputi) identifikasi, rehabilitasi, redukasi, reintegrasi," terangnya. (*)

BERITA REKOMENDASI