BPJS Kesehatan Bukukan Pendapatan Iuran Rp 44,50 Triliun

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – BPJS Kesehatan membukukan pendapatan iuran sebesar Rp 44,50 triliun per Juni 2019. Realiasi tersebut mencapai 50,11 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2019 yang sebesar Rp 88,80 triliun.

Berdasarkan Laporan Pengelolaan Program Jaminan Sosial Kesehatan iuran berasal dari 222,5 juta orang peserta. Terdiri dari 96,67 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), 17,49 juta peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Penyelenggara Negara, seperti PNS, TNI, Polri, dan pejabat negara.

Kemudian, 34,09 juta peserta PPU Non Penyelenggara Negara, seperti perusahaan BUMN dan swasta. Diikuti oleh 32,32 juta peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), 5,15 juta peserta Bukan Pekerja, dan 36,75 peserta penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah.

"Iuran tidak terlalu problem. Yang harus dikejar itu peserta PPU Non Penyelenggara Negara, perusahaan-perusahaan, ini yang penting," terang Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas. (*)

BERITA REKOMENDASI