BPJS Kesehatan Optimalkan Cakupan Kepesertaan JKN

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus meningkatkan sinergi bersama stakeholders dan masyarakat dalam mencapai Indonesia Universal Health Coverage (UHC) dan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 98 persen pada 2024 mendatang. Pencapaian UHC di Indonesia tersebut diwujudkan melalui optimalisasi strategi rekrutmen peserta di seluruh segmen kepesertaan dan peningkatan kualitas layanan.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan target cakupan kepesertaan JKN dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2020 hingga 2024 mencapai 98 persen dari total penduduk di tanah air. Cakupan penerima bantuan iuran (PBI) JKN telah mencapai 112,9 juta jiwa.

“Kami sampaikan pencapaian UHC nasional adalah pencapaian UHC di provinsi dan kabupaten/kota. Sebanyak lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Aceh, Papua Barat, Kalimantan Utara dan Bali, kemudian 118 kabupaten dan 47 kota di tanah air berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen dari total penduduk per September 2021 lalu,” kata David dalam acara Media Workshop BPJS Kesehatan, Jumat (29/10/2021).

David menuturkan total peserta JKN telah mencapai 226.301.696 jiwa per 30 September 2021 lalu atau 83,14 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 272.229.372 jiwa per Semester I 2021 berdasarkan data penduduk Ditjen Dukcapil pada Semester I 2021. Masih banyak tantangan dalam perluasan peserta JKN ini di tanah air dari berbagai segmen baik segmen PBNU, PPU PN, PPU Swasta, PBI maupun PD Pemda.

BERITA REKOMENDASI