BPJS Ketenagakerjaan Siap Biayai Korban LRT

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kecelakaan kerja proyek Light Rapid Transit (LRT) di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018) mengakibatkan lima korban luka-luka karena tertimpa reruntuhan proyek tersebut. Atas kejadian itu, BPJS Ketenagakerjaan menyatakan siap menanggung biaya pengobatan korban hingga sembuh.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif mengatakan, pihaknya turut berduka dengan kejadian ini. "Dan kelima korban dalam peristiwa ini adalah peserta kami dan kami jamin mereka tidak akan mengeluarkan biaya apapun atas kejadian kecelakaan kerja yang menimpanya. Semua biaya pengobatan akan kami tanggung sampai sembuh," tuturnya di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Selain biaya pengobatan tanpa batas  BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan manfaat program Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB). STMB ini merupakan pengganti upah bulanan bagi korban yang tidak dapat masuk bekerja akibat kecelakaan kerja tersebut.

Sampai pernyataan ini dikeluarkan, dua korban atas nama Akmad K dan Wahyudi masih dalam proses observasi dan harus menjalani rawat inap di RS Columbia. Sementara tiga lainnya atas nama Rois Julianto, Abdul Mupid dan Jamaluddin dinyatakan sudah dapat kembali ke rumah.

“Tidak ada yang menginginkan kejadian seperti ini, namun sebelum hal terburuk terjadi, pastikan bahwa kita sebagai masyarakat pekerja sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar kita bersama keluarga dapat lebih tenang saat bekerja," tutup Krishna. (Ful)

 

BERITA REKOMENDASI