BTN Dorong Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Editor: Ivan Aditya

BANYUWANGI, KRJOGJA.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di berbagai daerah dengan menerapkan konsep profit, people dan planet. Dalam menerapkan konsep tersebut, BTN bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi melakukan penanaman 10.000 mangrove, pelepasan 1.000 tukik, bantuan sarana prasarana UMKM serta pelatihan untuk para pelaku UMKM di daerah Banyuwangi khususnya di destinasi wisata Pantai Cemara.

“Kegiatan ini sebagai dukungan dalam mempertahankan kontribusi biologis, melindungi ekosistem guna mendukung ketahanan lingkungan yang merupakan salah satu konsep pembangunan berkelanjutan. Serta mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia,” ujar Direktur Compliance and Legal Bank BTN Eko Waluyo usai melakukan penanaman pohon mangrove dan meninjau pelatihan UMKM bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas di Pantai Cemara, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (22/10/2021).

Eko menuturkan, sebagai entitas bisnis, BTN tidak hanya memikirkan mengenai bagaimana mengembangkan bisnis dari sisi keuntungan atau profit, namun juga mengembangkan potensi sumber daya manusia di sekitar tempat berusaha sehingga bisa menjadi pusat unggulan di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, BTN juga diminta memperhatikan keberlangsungan planet bumi yaitu bagaimana konsep BTN ke depan bisa menjalankan visi tentang tentang keberlangsungan dan keramahan terhadap lingkungan.

Eko mengungkapkan, pembangunan yang berkelanjutan dan keterkaitan antara lingkungan dan ekonomi telah menjadi konsep yang penting bagi pengambil keputusan di Indonesia. Salah satu tujuan penerapan pembangunan berkelanjutan yaitu mengurangi kesenjangan sosial, mengurangi dan mencegah kerusakan lingkungan hidup, menjaga keanekaragaman hayati, dan mendorong efisiensi pemanfaatan energi dan sumber daya alam.

“BTN sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara memiliki tanggung jawab untuk berperan serta secara aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,” katanya.

Menurut Eko kegiatan BTN bersama Pemda Banyuwangi seperti penanaman mangrove, bantuan sarana prasarana UMKM serta pelatihan untuk para pelaku UMKM diiharapkan dapat terus menjaga keberlangsungan keseimbangan lingkungan dan sekaligus dapat mendorong bergeraknya perekonomian dan pariswisata di kawasan Pantai Cemara khususnya dan destinasi wisata daerah Banyuwangi pada umumnya.

“Kolaborasi dan sinergi antara BTN dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentunya kami harapkan tidak berakhir sampai disini. Kedepannya BTN sebagai Badan Usaha Milik Negara yang merupakan agen pembangunan tentunya dapat mendukung program-program pemerintah daerah Banyuwangi melalui produk-produk perbankan yang menyeluruh yang dimiliki oleh BTN,” tegas Eko.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas berharap adanya kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan BTN selain lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, juga dapat dirasakan dampaknya oleh para pelaku UMKM yang ada di daerah Pantai Cemara Banyuwangi.

“Kegiatan ini sangat sesuai dengan konsep Banyuwangi yang memiliki trade mark sebagai daerah wisata. Kami ingin menumbuhkan lagi konsep-konsep wisata di daerah ini karena kita konsepnya alam maka terus menjaga kondisi alam disini,” jelasnya.

Dengan konsep pemberdayaan masyarakat di daerah wisata ini, lanjut Ipuk, diharapkan secara cepat menggerakan perekonomian daerah sekitar, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan. “Dengan pariwisata semuanya bergerak mulai dari sektor ekonomi, pendidikan serta modal sosial kami bergerak,” pungkasnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI