Buka Munas MUI, Jokowi: Dakwah Keislaman Merangkul, Bukan Memukul

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo menegaskan bila corak keislaman di Indonesia identik dengan pendekatan kultural yang damai dan tidak menebar kebencian. Corak yang persuasif dan damai, tidak menebar kebencian, jauh dari karakter ekstrem dan merasa benar sendiri.

“Hal itu menunjukkan semangat dakwah keislaman yang diusung adalah merangkul tidak memukul,” tandas Presiden Jokowi dalam amanat Pembukaan Munas ke-10 Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabu (25/11) malam. Munas diselenggarakan secara daring dan luring dari Hotel Sultan Jakarta. Munas akan berlangsung hingga Jumat (27/11).

“Inilah ikhtiar MUI yang selama ini berupaya mewujudkan Islam rahmatan lil alamin dalam kehidupan bangsa yang majemuk. Alhamdulillah, lanjutnya, ikhtiar MUI didukung semua elemen bangsa yang menyadari untuk hidup berdampingan dan kerja sama untuk kemajuan bangsa. MUI telah menjadi tenda besar dalam melayani umat. Dengan komitmen dan peran yang telah teruji dalam membimbing dan mengayomi umat Islam,” tambahnya.

Jokowi mengakui, selama ini pemerintah tidak dibiarkan sendiri namun dibantu pelbagai ormas Islam, para ulama, habaib dan cendekiawan muslim. “Inilah modal berharga kita sebagai sebuah bangsa yang belum tentu dimiliki negara lain,” katanya.

BERITA REKOMENDASI