Bulan Ini Berlaku, Biaya Umrah Termurah Rp 20 Juta

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Agama (Kemenag) saat ini masih terus menyusun penetapan harga referensi atau biaya umrah minimal Rp 20 juta per orang. Target selesai dan mulai berlaku pada Maret 2018 atau molor dari target awal Februari ini.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, M Arfi Hatim dalam keterangannya mengatakan, Kemenag mengaku sudah membahas biaya umrah paling sedikit Rp 20 juta sejak Desember 2017. Diskusi melibatkan para asosiasi dan para pemangku kepentingan.

"Tapi skemanya belum ditetapkan. Target awal kami Februari sudah bisa diterapkan, tapi ternyata sekarang masih proses," ungkapnya, Minggu (4/3/2018) malam.

Arfi mengaku Kemenag berupaya menuntaskan pembahasan dan memberlakukan kebijakan harga referensi atau biaya umrah Rp 20 juta pada Maret 2018.

"Target kami, pada bulan ini akan ditetapkan," ujarnya.

Dalam kebijakan ini nantinya, perusahaan atau biro perjalanan umrah harus mendaftarkan diri pada aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Terpadu Umrah dan Haji (SI Patuh).

Untuk diketahui, Kemenag tengah merevisi Peraturan Menteri Agama (Permenag) Nomor 18 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah.

Arfi mengungkapkan, revisi permenag itu akan diterbitkan bersamaan dengan keputusan biaya referensi umrah.

"Revisi permenag sudah final, dan akan dikeluarkan secepatnya dengan aturan biaya referensi umrah Rp 20 juta, diperkirakan pada Maret 2018," papar dia.

Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, aturan patokan biaya umrah termurah Rp 20 juta itu bertujuan untuk menghindari jemaah dari penipuan oleh perusahaan penyelenggara perjalanan haji dan umrah (PPIU) atau biro travel.(*)

BERITA REKOMENDASI