Buru KKB di Papua, Wiranto Bantah Aparat Gunakan Bom

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan aparat keamanan yang dikerahkan untuk mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, tidak menggunakan bom melainkan granat lontar.

Hal ini disampaikan Wiranto menanggapi kabar penggunaan bom yang beredar di masyarakat. "Saat ini memang ada isu bahwa TNI pakai bom, enggak ada. Tapi kalau kita gunakan granat pelontar iya," ujar Wiranto.

Menurut Wiranto, bom dan granat mengeluarkan dentuman jika digunakan. Itulah yang kemudian dianggap masyarakat bahwa aparat menggunakan bom.

Padahal, antara bom dan granat memiliki perbedaan daya ledak. Bom lebih kuat sedangkan granat lebih rendah. Dari cara penggunaannya pun, kata Wiranto, berbeda.

"Kalau bom dijatuhkan dari udara, (kalau granat) ini dilontarkan dari senapan. Jadi jangan sampai ada berita simpang siur," kata mantan Panglima ABRI itu.

Lebih lanjut Wiranto mengatakan upaya pencarian korban juga masih terus dilakukan. Diperkirakan, masih ada empat orang yang belum ditemukan. (*)

BERITA REKOMENDASI