Calon Kepala Daerah Jadi Tersangka, Untungkan Lawan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Partai Demokrat meminta KPK berhati-hati dalam menetapkan calon kepala daerah yang ikut berkompetisi pada Pilkada serentak 2018 sebagai tersangka korupsi. Demokrat menyebut penetapan tersangka calon kepala daerah yang dilakukan KPK bakal menguntungkan calon kepala daerah lainnya.

"Barangkali penegakan hukum bisa dilihat dalam konteks yang lebih luas, karena bisa saja maksudnya baik untuk mengambil seseorang, tapi meguntungkan langsung pada yang lain. Di situ saya kira teman-teman penyidik dan KPK bisa menimbang itu," kata Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan.

Meskipun demikian, Hinca tak sepakat dengan saran Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, yang meminta KPK menunda pengumuman penetapan tersangka beberapa calon kepala daerah. 

Sementara itu Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan pihaknya tak bakal menunda pengumuman calon kepala daerah Pilkada serentak 2018 sebagai tersangka. Meskipun demikian, Syarif mengaku tetap mempertimbangkan imbauan tersebut.

"Nanti kami dengarkan imbauan dari beliau-beliau, yang penting proses penegakan hukum itu kan harus kita bedakan dengan hal-hal yang lain, yang di luar penegakan hukum," kata dia. (*)

BERITA REKOMENDASI